_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmupengetahuanumum.com","urls":{"Home":"https://ilmupengetahuanumum.com","Category":"https://ilmupengetahuanumum.com/category/hewan-binatang/","Archive":"https://ilmupengetahuanumum.com/2018/12/","Post":"https://ilmupengetahuanumum.com/profil-negara-mozambik-mozambique/","Page":"https://ilmupengetahuanumum.com/daftar-isi-ilmu-pengetahuan-umum/","Attachment":"https://ilmupengetahuanumum.com/?attachment_id=4595","Nav_menu_item":"https://ilmupengetahuanumum.com/home/","Custom_css":"https://ilmupengetahuanumum.com/mh_magazine/","Insertpostads":"https://ilmupengetahuanumum.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee
December 13, 2018

Kandungan Gizi Bawang Putih dan Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan

Kandungan Gizi Bawang Putih dan Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan – Bawang Putih adalah jenis tanaman yang termasuk dalam genus Allium atau genus bawang. Tanaman yang diyakini berasal dari Asia Tengah dan Timur Laut Iran ini telah lama menjadi bumbu umum (penyedap rasa) dan sebagai obat tradisional di seluruh dunia.  Bagian utama yang dijadikan bumbu makanan atau obat tradisional dari tanaman bawang putih ini adalah umbinya.

Dalam bahasa Inggris, Bawang Putih disebut juga dengan Garlic sedangkan bahasa ilmiah bawang putih adalah adalah Allium Sativum. Umbi Bawang Putih dapat di makan secara mentah namun aromanya sangat kuat dan menyengat. Selain dapat dimakan mentah, bawang putih juga dapat  dimasak sebagai penyedap rasa untuk makanan ataupun untuk fungsi pengobatan. Bawang yang berwarna putih ini juga sering diolah menjadi supplemen kesehatan.
Baca juga : Kandungan Gizi Kacang Hijau dan Manfaatnya bagi Kesehatan.

Kandungan Gizi Bawang Putih dan Manfaat Bawah Putih bagi Kesehatan

Kandungan Gizi Bawang Putih (Garlic)

Berikut ini adalah kandungan gizi bawang putih dalam setiap 100 gramnya.

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori 149kcal (623 kJ) 7,5%
Karbohidrat 33.06g 25%
Air 14,2g
Protein 6,36g 11%
Gula 1g
Serat 2,1g 5,5%
Lemak 0,5g 2%
Vitamin A 9IU <1%
Vitamin C 31,2mg 52%
Vitamin D 0µg
Vitamin E 0,08mg 0,5%
Vitamin K 1.7µg 1,5%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,2mg 17%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,11mg 8%
Vitamin B3 (Niacin) 0,7mg 4%
Vitamin B5 (Panthothenic acid) 0,596mg 12%
Vitamin B6 1,235mg 95%
Vitamin B9 (Folat) 3µg 1%
Kalsium 181mg 18%
Zat Besi 1.7 21%
Magnesium 25 6%
Fosfor 153mg 22%
Potassium (Kalium) 401mg 9%
Selenium 14,2µg 26%
Sodium 17mg 1%
Seng (Zinc) 1,16mg 12%

Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan

Bawang Putih atau Garlic merupakan makanan yang kaya akan nutrisi namun mengandung kalori yang rendah. Beberapa manfaat bawang yang beraroma kuat ini adalah mencegah penyakit jantung, mencegah penyakit kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut, Mengendalikan Tekanan Darah, Meningkatkan Ingatan, Mencegah Obesitas dan Mengobati Diabetes. Berikut ini adalah beberapa manfaat bawang putih bagi kesehatan kita.

1. Mencegah Penyakit Jantung

Mengkonsumsi bawang putih baik secara mentah ataupun dimasak dapat menurunkan kadar kolesterol karena bawang putih memiliki sifat antioksidan yang dinamai dengan Alicin. Sebagai informasi, Alicin merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas aroma khas bawang putih ini. Selain menurunkan kadar kolesterol, Alicin juga sangat bermanfaat untuk mengatur tekanan darah dan kadar gula darah. Perlu diingat bahwa, senyawa Alicin ini mengandung sulfur yang cenderung akan kehilangan sifat obatnya apabila dimasak dengan sangat matang. Untuk mendapatkan manfaat dari senyawa Alicin ini, disarankan untuk dimakan secara mentah atau dimasak secara setengah matang saja.

2. Mencegah Penyakit Kanker

Beberapa penelitian menunjukan bahwa konsumsi bawang putih secara teratur setiap hari dapat mencegah beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker perut, kanker kolekteral, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker usus besar, kanker pancreas, kanker otak dan mengurangi terjadinya tumor yang terkait dengan kanker payudara. Bawang putih mengandung senyawa yang disebut diallyl trisulfide (DATS) ini merupakan agen terapeutik yang efektif dalam mencegah perkembangan tumor.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Bawang Putih memiliki sifat antivirus yang kuat. Bagi kebanyakan orang Rusia, bawang putih dikenal sebagai “Penisilin Rusia” karena kemampuannya yang dapat mengobati infeksi secara efektif. Sebuah penelitian menemukan bahwa bawang putih efektif mencegah dan mengobati flu biasa. Mereka yang yang mengkonsumsi bawang putih secara signifikan lebih jarang terjangkit pilek apabila dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memakan bawang putih.

4. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Sifat Penyegaran yang dikandung oleh bawang putih dapat melindung kulit dari efek radikal bebas dan memperlambat penipisan kolagen yang menyebabkan hilangnya elastisitas kulit yang menua. Menggosok ekstrak bawang putih di kulit kepala dapat mencegah kerontokan rambut.  Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung sifat anti-mikroba yang membantu membunuh kuman dan bakteri penyebab kerusakan kulit kepala.

5. Membantu Mengendalikan Tekanan Darah

Bawang putih dapat menurunkan tekanan darah tinggi bagi orang yang memiliki hipertensi. Ekstrak bawang putih tua mengurangi tekanan darah dengan meningkatkan kalsium dan mengurangi tingkat protein C-reaktif yang menyebabkan peradangan dan tingginya tekanan darah.  Di sisi lain, defisiensi sulfur juga merupakan salah satu factor penyebab hipertensi. Senyawa Alicin adalah senyawa sulfur dalam bawang putih yang menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan konsentrasi hidrogen sulfide. Hidrogen sulfida melemaskan pembuluh darah (melalui oksida nitrat) dan mencegah penyempitan pembuluh darah.

6. Meningkatkan Ingatan (memori)

Bawang Putih dapat meningkatkan Serotonin otak yaitu neurotransmitter yang meningkatkan kinerja kognitif. Penelitian menunjukan bahwa minyak bawang putih dapat meningkatkan fungsi memori dan kinerja kognitif pada tikus dengan meningkatkan pertumbuhan saraf.

7. Mencegah Obesitas (kegemukan)

Penelitian menunjukan bahwa bawang putih dapat mencegah obesitas dengan mengurangi berat badan dan akumulasi lemak pada tikus. Dalam penelitian ini, bawang putih mengaktifkan protein dalam jaringan lemak, hati dan otot yang mengubah nutrisi menjadi panas dari menyimpannya. Senyawa Ajoene yang ditemukan dalam bawang putih juga dapat mencegah jaringan lemak pada tikus. Ajoene menghasilkan hidrogen peroksida, yang mengaktifkan enzim (protein kinase) yang membunuh sel-sel lemak.

8. Mengobati Diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh genetika, obesitas, kolesterol tinggi, tekenan tinggi dan glukosa darah. Resistensi Insulin terjadi ketika tubuh tidak lagi merespon insulin yang akhirnya mengarah pada peningkatan kadar gula darah dan risiko terkenanya diabetes. Dalam hal ini, bawang putih dapat mengurangi resistensi insulin, gula darah dan kadar kolesterol pada pasien diabetes. Dalam penelitian, Bawang putih menurunkan kadar gula darah pada tikus dengan mengurangi aktivitas enzim (fosfatase dan transferase amino) yang terlibat dalam transportasi glukosa di hati yaitu gula yang merupakan sumber energi utama tubuh.

Sumber referensi : Data-data Kandungan Gizi Bawang Putih dikutip dari United States Department of Agriculture, Agricultural Research Service, USDA Food Composition Databases. Sedangkan manfaat Bawang Putih ini dirangkum dari berbagai sumber.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*